mungkin kalau bukan karena situs myspace saya tidak akan mengenal alunan musik macam keroncong menyejukkan yang satu ini, melalui alunan gitar/guitalele, drum/cajon, dicampur dengan contra bass (atau biasa orang umum menyebutnya bass betot). perkenalan melalui media visual, mengalunkan musik yang memiliki esensi yang romantis dengan notasi lembutnya yang cukup mengikat.
ya, mereka bernama Payung Teduh, dan mereka adalah Is, Ivan,Cito, dan Comi. diawali pada tahun 2010 dengan album pertama mereka berjudul Payung Teduh (Self-Titled).
saya terpikat awal dengan mereka pada awal 2012 kemarin, ketika saya bermain kerumah seorang teman saya, dan pada saat itu juga teman saya sedang memutar CD payung teduh dan saya ingat betul pada saat itu lagu yang diputarnya berjudul Tidurlah. awalnya saya hanya menikmati suara dari sang vokalis, Is, yang menurut saya cukup khas, tapi ketika lagu tidurlah dinyanyikan, saya merasakan suatu kenyamanan di lagu ini, notasi yang lembut, dan memiliki esensi yang intim. lalu saya bertanya kepada teman saya dan diberikan olehnya situs myspace dari payung teduh. dan ketika sudah berada dirumah, saya langsung membuka situs myspace mereka.
dan lagu pertama yang saya putar di myspace mereka adalah Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan. dan saya langsung terhanyut dengan petikan gitar, di campur dengan suara contra bass serta ketukan dari cajon. lagu yang sangat lembut, memiliki nuansa romantis yang sangat mengikat, dan lagu yang betul-betul terasa intim bagi orang-orang yang merindukan kekasih disisinya.
tepat pada 1 April kemarin, payung teduh merilis album kedua mereka bernama Dunia Batas, tidak ada suatu perbedaan menurut saya dari sisi bentuk musik mereka dari album pertama mereka dengan yang baru diris ini. secara luas, apa yang mereka berikan kepada para pencinta musik Indonesia, baik Indie maupun umum, adalah sesuatu yang segar di ranah musik negeri kita ini dimana negeri kita sedang "gembor-gembornya" grup-grup musik baru yang lebih mementingkan "ketenaran" mutlak. menurut saya, payung teduh memainkan musik yang sesuai dengan apa yang dari awal mereka ciptakan, inilah yang menurut saya dari suatu ke-idelasisme dalam bermusik untuk mereka, bermusik sesuai dengan apa yang mereka ciptakan, bukan bermusik karena harus mengikuti zaman yang berkembang.
Daftar lagu album Dunia Batas:
1. Berdua Saja
2. Menuju Senja
3. Untuk Perempuan Yang Sedang Dipelukan
4. Rahasia
5. Angin Pujaan Hujan
6. Diujung Malam
7. Resah
8. Biarkan
sedikir referensi saja, CD Dunia Batas Rp 40.000,- mungkin kalau di toko CD umum masih susah untuk didapatkan, bisa di coba ke Aksara kemang, kebetulan saya mendapatkan CD ini di jogja ketika saya sedang berada di jogja, tapi salah seorang teman saya mendapatkan CD ini di Aksara, semoga membantu yang ingin memilikinya satu.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar