Selasa, 19 Juli 2011

apakah sebagai kaum pemuda, kalian sadar ?

baru saya selesaikan membaca buku catatan seorang demonstran, walaupun pada inti umumnya buku ini lebih menceritakan kisah hidup Gie dan pula carut marut pemerintahan rezim Orde Lama kekuasaan Presiden Sukarno melalui sudut pandang Gie sendiri. satu hal yang saya pahami, tindakan para mahasiswa angkatan 66-lah, termasuk didalamnya adalah Gie, yang sangat berpengaruh dalam menumbangkan rezim Orde Lama kekuasaan Sukarno. dikatakan dalam kata pengantar buku ini:

"Para mahasiswa merupakan suatu golongan yang boleh dikatakan baru 
di Indonesia tetapi dalam sejarah perkembangannya yang masih amat
singkat, banyak sekali yang telah terjadi sebagai akibat kegiatan - kegiatan
atau tindakan mereka"

pada saat peristiwa itu, para mahasiswa tergabung dalam KAMI ( Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia ) dan tidak hanya sebatas kelas perguruan tinggi, kelas pelajar juga melakukan aksi dalam KAPI ( Kesatua Aksi Pelajar Indonesia ). kedua kesatuan ini dibentuk dengan satu tujuan, yaitu anti PKI ( Partai Komunis Indonesia).

dari pernyataan kata pengantar saya sedikit tidak setuju bila hanya dikatakan "Para Mahasiswa" ( kalau untuk zaman sekarang ini ). saya lebih setuju kalau untuk saat ini dikatakan " Para Kaum Pemuda dan Pemudi". kenapa ?

bila dilihat kilas balik pada peristiwa kejatuhan Rezim Orde Lama ( 1966-1967) dan kejatuhan  Rezim Orde Baru ( 1997-1998), saya berpikir bahwa terdapat kesamaan kejadian pada peristiwa ini. terdapat dua hal, yang pertama, tujuan dari peristiwa ini adalah menumbangkan sebuah tirani kekuasaan yang berkuasa secara sewenang wenang dan rakyat menganggap kekuasaan ini telah gagal. dan yang kedua adalah, orang orang yang lebih berperan dalam aksi memprotes pemerintahan pada saat itu adalah para pemuda pemudi yang pada saat itu lebih dominan sebagai sekumpulan mahasiswa dan mahasiswi. 

namun pikiran saya, untuk saat ini kaum pemuda pemudi bukan hanya sebatas atas nama mahasiswa dan mahasiswi, tetapi juga para kaum pelajar, karena sejak dari awal anak anak, kaum pemuda pemudi telah ditanamkan sifat kepemimpinan yang akan meneruskan negara ini, disinilah saatnya semua kaum pemuda pemudi, pelajar, mahasiswa, pria, wanita, bisa bertindak dalam sebuah perubahan lebih mendalam pada pemerintahan.

pada saat ini fakta dan nyata, kaum pemuda pemudi terlalu terlena akan kehidupan modern yang meresap pada diri mereka, tidak perduli akan sebuah perubahan pemerintahan yang menurut saya saat ini dalam fase carut marut. tidak seperti dahulu kaum pemuda yang begitu perduli akan sebuah perubahan pada negaranya, demi adanya sebuah kesejahteraan dan yang lebih penting adalah keadilan pada negara ini. 

pada zaman ini entah apakah mereka perduli atau tidak, seperti pada kata penutup terakhir buku itu:

"...mungkin pada saat ini mereka sedang tertidur, layaknya seperti mimpi yang indah
tetapi ketika terbangun mereka baru tersadar terdapat suatu mimpi buruk 
yang nyata."


mungkin yang baru tersadar sebagai seorang pemuda pemudi yang akan menjadi penerus bangsa ini dan memerlukan sebuah perubahan baru beberapa saja pada zaman ini.

"Gie, bila seandainya kau masih hidup ? apa yang akan kau lakukan ?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar