Selasa, 14 Desember 2010

akasia

menurut gua sahabat sahabat yang pertama kali gua kenal adalah sahabat sahabat yang berada di lingkup sekitar rumah gua sendiri, ya teman bermain masa kecil dimana gua masih belum terlalu mengenal dunia luar dan bahkan masih dianggep seorang anak cengeng yang belum tau apa apa.

rumah gua sendiri tepatnya di jatibening 2 dan di blok A, dan dari sinilah gua mengenal yang namanya teman, teman sepermainan atau bahkan teman seperjuangan ? ya entahlah. boleh dibilang dari posisi gua diantara temen temen gua di blok A gua adalah junior-nya, senior senior gua yang dulunya sering main sama gua kebanyakan udah kuliah ada yang dijakarta ada yang di luar kota dan bahkan ada juga yanng di luar negri, selain itu ada juga yang udah kerja dan ada pula yang udah kawin dan udah punya anak. dari ada yang namanya guntar, mas dimas, mas adam, madi, tipen, peter, iyo, dedong, anggi, resa, farah, disty, ditra, tita, dhini, dan masih banyak lah pokoknya. dan bisa dibilang kita semua sekarang menjadi seorang remaja, remaja yang dewasa. yang dulunya kita setiap sore main bareng dilapangan, lari larian, balapan sepeda, main kasti, main bola, tapi semua itu udah jauh dari apa yang dulu pernah kita sama sama lakuin, remaja ini kita dituntut untuk belajar, belajar bertannggung jawab. semua hal yang diperlukan untuk diri kita kedepannya dan seakan kita semua sibuk dengan kesibukan masing masing. "saat kau buka mata kita dilahirkan untuk sama, saat kau telah dewasa kau kan mengerti semua bahwa hidup kita kan berbeda."

gua hanya berharap, nantinya kita bisa ngumpul bareng lagi, main sama sama, ketawa sama sama. gua cukup sedih ngeliat lapangan yang dulunya rame sama kita yang lagi main bareng tapi kalo untuk sekarang setiap sore lapangan selalu sepi, cuma ada anak anak yang masih kecil kecil yang akan nerusin jejak kita semua nantinya. gua berharap seperti itu.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar